53 Wartawan Muda Ikuti Pelatihan Jurnalistik dan OKK PWI Sulsel, Termasuk 7 Wartawan dari PWI Bone

Ketua PWI Bone bersama peserta dari Kab. Bone
Ketua PWI Bone bersama peserta dari Kab. Bone

Parepare, 12 Juli 2025 — Sebanyak 53 peserta dari sembilan daerah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Orientasi Kewartawanan & Keorganisasian (OKK) yang diselenggarakan oleh PWI Sulawesi Selatan, Sabtu (12/7), di Media Café Parepos, Kota Parepare.

Pelatihan ini merupakan salah satu syarat penting bagi wartawan untuk menjadi anggota muda PWI, sekaligus sebagai upaya peningkatan kompetensi dan pemahaman keorganisasian profesi wartawan.

PWI Bone Kirim 7 Wartawan, Dipimpin Langsung oleh Ketua PWI Bone

Dari total peserta, sebanyak tujuh orang berasal dari Kabupaten Bone, yang dikawal langsung oleh Ketua PWI Bone, Suparman Warium. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen PWI Bone dalam membina anggotanya agar lebih profesional dan terorganisasi.

Suparman Warium menyampaikan bahwa pelatihan OKK memiliki peran strategis dalam proses keanggotaan PWI serta peningkatan kualitas wartawan di daerah.

“Kami berharap teman-teman wartawan di Bone menyadari pentingnya pelatihan OKK, karena ini menjadi pertimbangan utama dalam bergabung dengan struktur organisasi PWI,” ujar Suparman.

Ia juga mendorong agar para wartawan di Bone yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) juga melengkapi prosesnya dengan mengikuti OKK sebagai bentuk pemantapan etika dan pemahaman organisasi.

Lebih lanjut, Suparman mengungkapkan rencana PWI Bone untuk menjadi tuan rumah pelatihan OKK pada tahun 2026.

“Kami ingin memfasilitasi lebih banyak wartawan yang ingin bergabung dengan PWI. InsyaAllah, tahun depan OKK bisa kita adakan di Bone,” tambahnya.

Presentasi oleh Ir. H. Abdul Manaf Rachman
Presentasi oleh Ir. H. Abdul Manaf Rachman

Bahas Etika, Keorganisasian, dan AI dalam Jurnalisme

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan dua narasumber utama:

  • Akbar Hamdan, Direktur Pare Pos, yang membawakan materi bertajuk “Penggunaan Chatbot AI: Antara Efisiensi dan Etika Jurnalisme”.

  • Ir. H. Abdul Manaf Rachman, Wakil Ketua PWI Sulsel Bidang Organisasi, yang menyampaikan materi tentang etika profesi dan keorganisasian dalam dunia jurnalistik.

Keduanya menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai etik, memahami fungsi organisasi profesi, serta memanfaatkan teknologi secara bijak dalam dunia pers.

“AI dapat membantu kerja wartawan, tapi kita tidak boleh mengabaikan etika dan tanggung jawab sosial,” kata Akbar Hamdan.

PWI Sulsel Dorong Profesionalisme Wartawan Daerah

Ketua Seksi Pendidikan PWI Sulsel, Andi Mulyadi, mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari program pembinaan wartawan yang berkelanjutan. PWI Sulsel berkomitmen menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dan OKK secara berkala di seluruh kabupaten/kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *