MAKASSAR – Pergantian kepemimpinan di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Abdul Haris Makassar menjadi momentum penataan internal kampus, dengan fokus utama pada peningkatan mutu pendidikan dan akreditasi.
Kampus tersebut berlokasi di Jalan Gunung Bawakaraeng, eks UVRI, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Andi Syamsul Rijal resmi menjabat Ketua STIA Abdul Haris Makassar periode 2026–2030 setelah dilantik berdasarkan Surat Keputusan Yayasan Pendidikan Amanat Abdul Haris Makassar Nomor 005/YP-AH/III/2026.
Dalam arahannya, Andi Syamsul Rijal yang akrab disapa Andi Ancu menekankan bahwa tantangan utama kampus saat ini terletak pada kualitas sumber daya manusia dan tata kelola institusi.
Ia menargetkan peningkatan kualifikasi dosen melalui studi lanjut ke jenjang doktoral (S3), serta mendorong penguatan sistem akademik dan administrasi berbasis teknologi informasi.
Selain itu, pembenahan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menjadi langkah strategis untuk menyesuaikan lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
Target jangka pendek yang dicanangkan adalah seluruh program studi meraih akreditasi LAMSPAK, serta akreditasi institusi dari BAN-PT pada tahun 2026.
“Pencapaian akreditasi menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dan daya saing kampus,” ujar Andi Ancu, Putra Salomekko.
Di sisi lain, pengembangan infrastruktur kampus juga masuk dalam agenda prioritas guna mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.
Penguatan kolaborasi dengan lembaga pemerintah dan swasta turut menjadi bagian dari strategi pengembangan institusi ke depan.
Dalam pelantikan tersebut, turut dikukuhkan jajaran pimpinan baru, yakni Erwin Agus sebagai Wakil Ketua I Bidang Akademik, Muh. Syahrir sebagai Wakil Ketua II Bidang Keuangan, serta Hasanuddin, S.Sos., M.M. sebagai Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan.
Sementara itu, Sirajuddin dipercaya sebagai Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara dan Melisa Yanuar Susilo sebagai Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Niaga.












