News  

Lokasi Watu Bone Diduga Jadi Titik Pengangkutan Solar Subsidi ke Sultra

Lokasi yang diduga menjadi titik pengangkutan solar subsidi melalui jalur laut menuju Sulawesi Tenggara.

BONE – Dugaan adanya jalur pengangkutan BBM jenis solar subsidi dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menuju Provinsi Sulawesi Tenggara kembali mencuat.

Kali ini, muncul informasi mengenai sebuah lokasi yang diduga dijadikan titik atau dermaga pengangkutan solar subsidi melalui jalur laut. Menurut sumber, lokasi tersebut dikenal dengan sebutan Watu.

Berdasarkan informasi yang diterima, lokasi yang diduga menjadi titik pengangkutan solar subsidi tersebut disebut berada dalam koordinasi tiga orang yang namanya disebut sudah tidak asing di kalangan masyarakat luas.

“Barangnya (solar) katanya diangkut pakai kapal menuju Sulawesi Tenggara,” ungkap sumber, Minggu (02/08/2026).

Tak hanya itu, sumber juga mengaku sempat melihat sebuah mobil pikap keluar dari kawasan tersebut. Kendaraan itu diduga baru saja melakukan aktivitas bongkar muat solar di lokasi yang dimaksud.

“Ada mobil pikap yang keluar dari lokasi dan setelah dicek ditemukan sebuah benda yang tertutupi terpal berwarna biru dan diduga solar subsidi,” katanya.

Informasi tersebut menambah panjang dugaan adanya aktivitas pengumpulan maupun pemindahan solar subsidi di wilayah Bone yang kemudian disebut-sebut dibawa keluar daerah melalui jalur laut.

Jika dugaan tersebut benar, aktivitas pengangkutan BBM subsidi menuju luar provinsi patut menjadi perhatian serius. Sebab, solar subsidi merupakan BBM yang penyaluran dan peruntukannya telah diatur, sehingga dugaan adanya pengumpulan dalam jumlah tertentu untuk kemudian dibawa ke daerah lain perlu mendapat penelusuran dari pihak berwenang.

Apalagi, informasi mengenai lokasi yang disebut sebagai titik pengangkutan melalui jalur laut ini muncul di tengah sorotan terhadap dugaan penyalahgunaan distribusi solar subsidi di sejumlah wilayah Kabupaten Bone.

Namun demikian, informasi mengenai aktivitas di lokasi Watu tersebut masih berdasarkan keterangan sumber dan belum dapat dipastikan secara independen.

Awak media masih melakukan penelusuran untuk memastikan keberadaan lokasi yang dimaksud.

Konfirmasi kepada pihak-pihak terkait juga masih diupayakan guna mendapatkan kejelasan mengenai dugaan aktivitas tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang maupun pihak yang disebut dalam informasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *