BONE – Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dilirik investor asal Brebes, Jawa Tengah, untuk pengembangan pertanian jagung dalam skala besar. PT Indorasaprima Fortuna Perkasa berencana mengembangkan lahan jagung seluas sekitar 5.000 hektare sekaligus membangun pabrik di Bone.
Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama PT Indorasaprima Fortuna Perkasa, Joe Felix Johan, saat menemui Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, Jumat (4/9/2026).
Joe mengatakan, potensi lahan dan pertanian di Bone menjadi alasan perusahaan tertarik mengembangkan investasi jagung di daerah tersebut.
“Tadi kami telah membahas terkait investasi penanaman jagung bersama Bapak Bupati Bone. Rencananya kami akan membangun pertanian jagung di wilayah Kabupaten Bone dengan luas lahan 5.000 hektare berikut dengan pabrik,” ungkap Joe.
Ia menyebut pengembangan tersebut akan diarahkan pada pertanian jagung yang terintegrasi dengan industri pengolahan.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyambut positif rencana investasi tersebut. Menurutnya, masuknya investor di sektor pertanian dapat menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian daerah.
“Alhamdulillah, Bone kedatangan investor yang melirik pertanian jagung untuk kawasan Bone. Tentunya ini akan berdampak positif dalam pergerakan dan peningkatan ekonomi kita,” kata Andi Asman.
Ia berharap investasi tersebut tidak hanya mendorong peningkatan produksi jagung, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya petani.
Pengembangan lahan sekaligus pembangunan pabrik dinilai dapat memperkuat rantai produksi dan pemasaran serta membuka peluang hilirisasi hasil pertanian di Kabupaten Bone.
Pemkab Bone, kata Andi Asman, terus mendorong investasi yang mampu mengembangkan potensi daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.












