22 Ummahat Khatam 30 Juz, Kebun Tahfidz Muhammad Ali Jafar Gelar Wisuda dan Tasyakuran Al-Qur’an

PINRANG – Kebun Tahfidz Muhammad Ali Jafar menggelar Wisuda Kebun Tahfidz Muhammad Ali Jafar: Tasyakuran Tuhfatul Athfal dan Khotmil Qur’an Ummahat pada Sabtu, 18 Juli 2026 atau bertepatan dengan 3 Safar 1448 Hijriah. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kebun Tahfidz Muhammad Ali Jafar, Buttu Sappa, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, ini menjadi momentum syiar Al-Qur’an sekaligus bentuk apresiasi atas capaian para santri dan ummahat dalam pembelajaran Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi prosesi wisuda, tetapi juga menjadi ajang syukur atas keberhasilan para peserta yang telah menyelesaikan berbagai tahapan pendidikan Al-Qur’an, mulai dari khatam Al-Qur’an, pendalaman ilmu tajwid melalui Kitab Tuhfatul Athfal, hingga pencapaian hafalan Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, pengelola Kebun Tahfidz Muhammad Ali Jafar berharap masyarakat semakin terdorong untuk mencintai, mempelajari, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, wisuda diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus menjaga kualitas bacaan (muraja’ah), meningkatkan hafalan, serta mempertahankan semangat belajar Al-Qur’an secara berkelanjutan.

Prosesi wisuda akan diawali dengan Khotmil Qur’an Ummahat, yaitu penghargaan bagi para ibu yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an 30 juz. Sebanyak 22 ummahat dari tiga masjid binaan, di antaranya Masjid Lambal Mamat dan Masjid Kar, dinyatakan berhasil menyelesaikan proses pembinaan yang dimulai dari pembelajaran Iqra’ hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar melalui metode talaqqi mushaf.

Rangkaian berikutnya adalah Tasyakuran Tuhfatul Athfal dan Pemberian Sanad. Pada prosesi ini, tujuh santri terbaik dari ratusan peserta pembinaan akan menerima sanad Kitab Tuhfatul Athfal setelah dinyatakan lulus melalui serangkaian ujian yang meliputi ujian lisan, ujian tertulis, praktik mengajar, serta hafalan matan kitab. Prosesi tersebut juga akan diisi dengan demonstrasi kemampuan membaca Al-Qur’an dan ujian ilmu tajwid di hadapan para tamu undangan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas kompetensi yang telah dicapai.

Sementara itu, rangkaian terakhir adalah Prosesi Wisuda Hafalan Al-Qur’an yang dilaksanakan berdasarkan jenjang hafalan, yakni kategori 1 juz, 2 juz, 3 juz, dan 5 juz. Khusus bagi peserta wisuda hafalan 5 juz, ujian akhir dilaksanakan di rumah masing-masing dengan disaksikan oleh orang tua, keluarga, masyarakat sekitar, serta disiarkan secara langsung melalui live streaming. Mekanisme ini diterapkan sebagai bentuk transparansi sekaligus apresiasi terhadap perjuangan para santri dalam menjaga dan menghafal Al-Qur’an.

Pengelola Kebun Tahfidz Muhammad Ali Jafar berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an serta memperkuat peran lembaga tahfidz dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, wisuda ini tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, melainkan momentum dakwah yang memperlihatkan bahwa pendidikan Al-Qur’an dapat melahirkan pribadi-pribadi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *