PUSKESMAS KULO GELAR PENYULUHAN PROLANIS, PERKUAT PENCEGAHAN KAKI DIABETIK MELALUI INOVASI “SAHABAT KAKI”

Sidrap – UPT Puskesmas Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang dirangkaikan dengan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) bagi pasien Diabetes Mellitus, pada [Selasa, 21 April 2026].

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan promotif dan preventif, khususnya dalam mencegah komplikasi kaki diabetik yang masih menjadi salah satu masalah utama pada pasien diabetes.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Nursang selaku dokter di UPT Puskesmas Kulo menyampaikan edukasi terkait pentingnya perawatan kaki sebagai langkah awal pencegahan komplikasi. Materi yang disampaikan meliputi cara menjaga kebersihan kaki, mengenali tanda awal kaki diabetik, serta langkah-langkah perawatan mandiri yang dapat dilakukan oleh pasien di rumah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran pasien bahwa perawatan kaki sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti luka hingga amputasi,” ujar dr. Nursang.

Kegiatan ini juga menjadi implementasi inovasi pelayanan kesehatan SAHABAT KAKI (Sahabat Edukasi dan Deteksi Dini Kaki Diabetik) yang dikembangkan di UPT Puskesmas Kulo. Inovasi ini mengintegrasikan edukasi kesehatan dengan deteksi dini risiko kaki diabetik melalui pemeriksaan langsung kepada pasien.

Selain penyuluhan, peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta skrining kondisi kaki untuk mendeteksi risiko komplikasi sejak dini. Pasien tampak antusias mengikuti kegiatan, terutama saat sesi edukasi interaktif dan tanya jawab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pasien tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan diabetes, tetapi juga mampu melakukan perawatan kaki secara mandiri dan rutin. Dengan demikian, risiko komplikasi dapat ditekan dan kualitas hidup pasien dapat meningkat.

UPT Puskesmas Kulo berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta memperkuat peran puskesmas sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyakit tidak menular.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *