SIDENRENG RAPPANG — H. Samsuddin Nur, S.Ag., Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan sambutan ketiga pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD BKPRMI Sidrap 2025–2030, Kamis, 29 Mei 2025, di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sidrap.
Dalam arahannya, Samsuddin menegaskan bahwa program kerja BKPRMI harus lebih dari sekadar daftar keinginan. Ia mendorong seluruh pengurus untuk merumuskan agenda berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan mendistribusikan dai-dai terlatih ke masjid-masjid di wilayah Sidrap:
“Diskusikan, tetapkan, dan kawal program Anda sampai lima tahun ke depan. Pastikan setiap kegiatan menyentuh kebutuhan umat dan memperkuat keberadaan dai dan daiyah di setiap masjid,” ujarnya.
Mengantisipasi tantangan dakwah di era digital, ia juga menekankan pentingnya kaderisasi dai yang siap tampil di media sosial:
“Dakwah kini tidak terbatas di mimbar masjid. Pemuda dan remaja masjid harus piawai berdakwah secara online, memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan,” tambah Samsuddin.
Samsuddin menegaskan pula bahwa masjid merupakan salah satu sumber daya strategis yang dapat dijadikan mitra aktif dalam program BKPRMI:
“Mari kita ajak setiap pengurus masjid berkolaborasi dengan pemuda dan remaja. Dengan dukungan masjid, program kita akan lebih kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Lebih jauh, ia meminta pemerintah daerah untuk mengintegrasikan pemuda dan remaja masjid dalam program-program pembangunan daerah:
“Pemuda masjid harus menjadi bagian dari visi Kabupaten Sidrap. Dengan dukungan Pemda, kerja-kerja BKPRMI akan semakin berkah, asalkan dilandasi oleh keikhlasan,” pungkasnya.
Sambutan ini melengkapi arahan para pimpinan dan menjadi landasan bagi DPD BKPRMI Sidrap dalam merumuskan roadmap program lima tahun mendatang yang responsif, inovatif, dan terukur.












