Melaju ke Final, Palakka Bungkam Prediksi Netizen dan Singkirkan Badai dari Timur

BONE – Turnamen sepak bola Bone Beramal Cup 2026 dengan slogan Rise of Champions kembali menghadirkan kejutan.

Kesebelasan Kecamatan Palakka berhasil memastikan langkah ke partai final usai menyingkirkan tim unggulan Kecamatan Tanete Riattang Timur pada babak semifinal di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Sabtu (16/5/2026) sore.

Palakka yang sejak awal tidak banyak dijagokan netizen maupun pecinta sepak bola Bone justru tampil disiplin dan penuh semangat menghadapi tim berjuluk “Badai dari Timur”.

Pertandingan berlangsung sengit hingga waktu normal berakhir dengan skor 0-0.

Laga kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam momen penuh tekanan tersebut, Palakka mampu tampil lebih tenang dan akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-3.

Hasil itu cukup mengejutkan publik sepak bola Bone. Pasalnya, dalam berbagai pembahasan di grup publik media sosial, mayoritas netizen lebih memprediksi Tanete Riattang Timur bakal melaju ke final menghadapi Lamuru atau yang lebih dikenal “Laskar Paddengngeng”.

TRT dinilai memiliki materi pemain yang lebih berpengalaman dan konsisten sejak awal turnamen. Prediksi tersebut semakin menguat setelah Kecamatan Lamuru lebih dulu memastikan tiket final usai menyingkirkan Ponre FC dengan skor meyakinkan 3-0 pada semifinal leg pertama.

Banyak pecinta bola bahkan telah memperkirakan partai puncak akan mempertemukan Lamuru melawan Tanete Riattang Timur. Namun, keyakinan itu berhasil dipatahkan Palakka lewat permainan kolektif dan kerja sama tim yang solid.

Meski beberapa pemain inti sempat absen karena berbagai kendala, Palakka tetap mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat. Kekompakan antar pemain menjadi modal utama hingga berhasil mengamankan tiket menuju final.

Pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (17/5/2026), sejumlah pemain inti Palakka yang sebelumnya absen dikabarkan bakal kembali memperkuat lini serang tim.

Siapa yang bakal menjuarai Bone Beramal Cup 2026, apakah Palakka atau Lamuru, tentu masih menjadi tanda tanya. Yang pasti, partai final dipastikan berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *