BONE – Keluhan pengendara terkait pelayanan pengisian BBM subsidi jenis solar di SPBU Palanga, Jalan Sungai Musi, Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendapat tanggapan dari Koordinator Satgas BBM Bersubsidi Merah Putih yang bertugas di lokasi.
Kepala Bapenda Kabupaten Bone, Muhammad Angkasa, selaku koordinator Satgas menjelaskan bahwa penghentian sementara pengisian solar menggunakan jeriken sekitar pukul 11.00 WITA bukan karena stok solar telah habis.
Menurutnya, saat itu stok solar yang tersisa di SPBU Palanga hanya sekitar 500 liter. Stok tersebut kemudian diprioritaskan untuk kendaraan yang mengantre.
“Yang dihentikan tadi jam 11 adalah pengambilan solar pakai jeriken karena sisa stok solar tinggal 500 liter. Sisanya diperuntukkan untuk kendaraan,” jelas Angkasa, Selasa (08/09/2026).
Penjelasan tersebut disampaikan Angkasa menyusul keluhan seorang pengendara minibus yang sebelumnya mengaku telah mengantre cukup lama, namun sempat diberitahu bahwa stok solar telah habis ketika tiba gilirannya.
Pengendara tersebut kemudian memprotes dan akhirnya kendaraannya tetap mendapatkan pengisian. Ia juga mengaku melihat kendaraan lain di belakangnya masih dilayani.
Angkasa turut membantah anggapan bahwa anggota Satgas meninggalkan lokasi saat persoalan tersebut terjadi.
Ia menegaskan, anggota Satgas masih berada di SPBU Palanga hingga setelah pukul 14.00 WITA.
“Anggota Satgas meninggalkan tempat setelah jam 2,” katanya.
Terkait ketersediaan BBM, Angkasa menjelaskan stok solar di SPBU Palanga baru benar-benar habis sekitar pukul 12.30 WITA. Sementara stok Pertalite disebut baru habis sekitar pukul 14.00 WITA.
“Solar habis sekitar jam 12.30, Pertalite sekitar jam 2 habis,” ujarnya.
Dengan demikian, menurut penjelasan Satgas, kondisi yang terjadi sekitar pukul 11.00 WITA bukan penghentian seluruh pelayanan solar kepada kendaraan, melainkan penghentian pengambilan menggunakan jeriken karena stok yang tersisa terbatas.
Sementara itu, keluhan pengendara sebelumnya menyebut adanya perbedaan informasi mengenai ketersediaan solar ketika kendaraan tiba di antrean pengisian.
Keterangan dari kedua pihak tersebut kini memberikan gambaran berbeda mengenai situasi yang terjadi di SPBU Palanga pada Selasa siang.
Satgas BBM Bersubsidi Merah Putih Kabupaten Bone diharapkan terus memastikan pelayanan dan distribusi BBM subsidi berjalan transparan, sehingga masyarakat yang telah mengantre memperoleh pelayanan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.












