BONE – Sebuah minibus berwarna hitam dengan kaca gelap disebut kerap terlihat melintas di dalam Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kendaraan tersebut menjadi perhatian warga di tengah maraknya dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis Bio Solar.
Selain menggunakan kaca gelap, juga disebut tidak menggunakan pelat nomor yang terpasang di bagian kendaraan.
Salah seorang warga Sungai Musi, AC, mengaku pernah melihat kendaraan tersebut berada di sejumlah lokasi SPBU dengan membawa jeriken yang diduga digunakan untuk menampung BBM jenis Bio Solar.
“Pernah saya dapat di SPBU Palanga dan Jalan Mangga, mobilnya selalu bawa jeriken,” kata AC, Sabtu (01/08/2026).
Menurut AC, keberadaan kendaraan tersebut menimbulkan dugaan adanya aktivitas pengangkutan BBM subsidi untuk kepentingan tertentu. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi dan penelusuran lebih lanjut.
“Kalau memang benar digunakan untuk mengangkut Bio Solar subsidi, tentu perlu diperiksa peruntukannya dan dari mana BBM tersebut diperoleh,” ujarnya.
Warga tersebut juga mengungkap ciri-ciri pengemudi minibus yang disebut kerap terlihat membawa jeriken. Menurutnya, pengemudi kendaraan itu memiliki postur tubuh cenderung gemuk dan kerap terlihat membawa tas saat berada di sekitar lokasi.
“Orangnya gemuk-gemuk dan bawa tas. Mungkin barangnya sendiri yang dimuat, kata orang berasal dari Congko,” ungkapnya.
Kondisi kendaraan yang disebut tidak menggunakan pelat nomor juga menjadi perhatian warga. Pasalnya, identitas kendaraan seharusnya dapat diketahui dengan jelas saat melintas maupun ketika melakukan aktivitas di SPBU.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari pemilik atau pihak yang menguasai kendaraan tersebut terkait dugaan penggunaan kendaraan untuk mengangkut BBM subsidi.
Sebagian informasi dalam pemberitaan ini masih berupa keterangan warga dan dugaan yang perlu dibuktikan lebih lanjut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan.












