BONE – Antrean kendaraan untuk pengisian BBM jenis solar subsidi kembali menjadi pemandangan sehari-hari di sejumlah SPBU di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (25/05/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mulai memadati area SPBU sejak malam hari. Sejumlah kendaraan bahkan terlihat sudah parkir dan menunggu sebelum operasional pengisian dibuka pada pagi hari.
Kondisi tersebut terjadi di beberapa SPBU di Bone dan kerap menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga ke badan jalan.

Aco, warga Kelurahan Jeppe’e, mengaku hampir setiap pagi melihat antrean panjang kendaraan saat mengantar anaknya ke sekolah.
“Setiap pagi antrean panjang selalu ada, bahkan sampai sedikit mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
Antrean kendaraan yang terus mengular memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat, khususnya para pengguna langsung BBM subsidi.
Sebagian warga mempertanyakan apakah kondisi tersebut dipicu kelangkaan solar subsidi atau munculnya kembali praktik permainan lama maupun dugaan modus baru dalam pendistribusian BBM bersubsidi.
Pasalnya, beberapa waktu lalu distribusi solar subsidi sempat disebut membaik dan antrean panjang mulai berkurang setelah beredarnya informasi terkait penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan solar subsidi di beberapa titik di Bone.
Namun dalam beberapa pekan terakhir, antrean panjang kembali terjadi di sejumlah SPBU.
Warga berharap pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi dapat diperketat agar antrean panjang tidak terus berulang serta distribusi solar subsidi dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus melakukan penelusuran serta upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait mengenai penyebab kembali terjadinya antrean panjang solar subsidi di sejumlah SPBU di Kabupaten Bone.












