BONE – Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Selasa (01/07/2025) tampil berbeda.
Tak sekadar khidmat, acara dikemas dengan nuansa atraktif yang memadukan musik militer, atraksi taktis, dan pertunjukan seni.
Pembukaan berlangsung unik. Lapangan semula tampak kosong, namun saat alunan musik dari Korsik Ajenrem mengalun, puluhan peserta upacara masuk dari berbagai penjuru dan membentuk formasi barisan secara teatrikal.
Konsep kreatif ini digagas Kasat Lantas Polres Bone, AKP H. Mus Mulyadi, yang juga bertindak sebagai perwira upacara.
“Kami ingin memberi kesan mendalam. Musik dan gerakan ini kami rancang sebagai simbol keteraturan, penghormatan, dan kedekatan,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (02/01/2026).
Rangkaian berlanjut dengan atraksi taktis dan bela diri Brimob Batalyon C Pelopor, serta penampilan seni pelajar MTsN 1 Bone. Semua aksi dipersiapkan matang lewat gladi selama tiga hari.
Upacara ini menuai apresiasi luas dan menjadi simbol kuatnya kolaborasi TNI, Polri, dan masyarakat. Inovasi yang dihadirkan mencerminkan wajah Polri yang humanis, terbuka, dan adaptif terhadap zaman.












